Elipsis
Elipsis merupakan jenis gaya
bahasa yang digunakan dengan cara menghilangkan salah satu bagian dari kalimatnya. Bagian yang
dihilangkan tersebut adalah bagian yang dapat diisi atau ditafsirkan sendiri oleh pendengar atau pembaca sehingga
struktur gramatikal atau struktur kalimatnya memenuhi pola yang semestinya,
demikian kurang lebih yang dikemukakan Keraf. Keraf pun memberi contoh
penggunaan gaya bahasa elipsis seperti pada kalimat Masihkah kau tidak percaya bahwa dari segi fisik engkau tak apa-apa,
badanmu sehat, tapi psikhis…. Bagian yang dihilangkan bisa saja terletak
pada bagian lain seperti di tengah kalimat, Jika
Anda gagal melaksanakan tugasmu…tapi, baiklah kita tidak membicarakan hal itu.[1]
Sejalan dengan apa yang
dikemukakan Keraf, Harimurti mengemukakan
bahwa elipisis merupakan peniadaan kata atau satuan lain. Bagian kata
atau satuan yang ditiadakan tersebut
sebenarnya merupakan bagian yang dapat diramalkan isinya karena dikaitkan
dengan konteks bahasa atau konteks di luar bahasa.[2]
Pemahaman yang kurang lebih
sama juga dikemukakan oleh Lanham, Lanham menggunakan kata lain dari elipisis
sebagai "defect; omission" (kerusakan; penghilangan), “Omission
of a word easily supplied” (menghilangkan bagian kata yang mudah diisi atau
dilengkapi).[3]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar