Minggu, 06 Maret 2016

Gaya Bahasa Retoris_Asonansi

Asonansi
Hampir sama dengan aliterasi, asonansi berwujud perulangan bunyi vokal yang sama dengan tujuan untuk memperoleh efek penekanan atau sekedar hiasan atau keindahan bunyi dan bentuk. Asonansi sebagaimana dicontohkan oleh Keraf seperti dalam kalimat Ini muka penuh luka siapa punya atau pada kalimat Kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu.[1]
Lanham memberikan penjelasan istilah asonansi  sebagai suatu kesamaan atau pengulangan bunyi vokal di antara kata-kata yang ada di sebelahnya dalam suatu kalimat; “asonance is identitt or similarity in sound between internal vowels in neighboring words”[2] Sebagaimana aliterasi, asonansi juga mempunyai fungsi yang kurang lebih sama yaitu untuk memberikan efek tertentu seperti rima atau irama dan memberikan penekanan pada kata-kata tertentu, selain sebagai keindahan atau hiasan.




[1] Gorys Keraf, loc.cit.

[2] Richard A. Lanham, op.cit. h. 24

Tidak ada komentar:

Posting Komentar