Anastrof
Gorys Keraf menjelaskan
pengertian istilah anastrof sebagai gaya
bahasa retoris yang diperoleh dengan cara
membalikkan susunan kata dalam suatu kalimat.[1] Kata
yang dalam kalimat berfungsi sebagai predikat ditempatkan pada posisi yang
biasanya ditempati subjek. Susunan seperti ini bersufat inversi atau kebalikan,
misalnya Pergilah ia meninggalkan kami
(ia pergi meninggalkan kami), atau Keheranan
kami melihat perangainya (kami keherenan melihat perangainya).
Lanham memberikan
penjelasan, anastrof sebagai pengaturan atau pengurutan kata-kata yang tidak
biasa dalam klausa atau dalam kalimat.[2]
Hal ini dikuatkan oleh pendapat Cioffi yang mengatakan bahwa anastrof berasal
dari bahasa Yunani “anastrophe” yang artinya sebuah jalan untuk kembali atau
sekitar”. Anastrof sebagai gaya bahasa
yang digunakan dengan cara mengubah susunan sintaksis yang sudah benar atau
lazim seperti subjek-kata kerja-objek, mungkin diubah menjadi kata kerja-objek-subjek.[3]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar