Sabtu, 12 Maret 2016

Dunia Dalam Dunia

                                                             Dunia Dalam Dunia
                                                           (World Within World)
(Oleh: Siti Ansoriyah, Afnita, dan Ratna Danyati)

Ada tujuh pembentuk dasar kristal yang mempunyai aneka warna, kristal merupakan hal yang pertama dalam dunia fisika. Dari bermacam kristal, ada bentuk yang paling sederhana yaitu garam. Garam merupakan gabungan dua elemen  yang dinamakan sodium dan klorine. Sodium dan klorine ini ada dalam satu  keluarga. Sodium berada dalam satu  keluarga metal alkaline sedangkan klorine dalam hologen aktif. setiap zat mengandung partikel-partikel terkecil yang menyusun zat tersebut. Misalnya, butiran-butiran gula pasir yang terlihat oleh mata kita bukanlah partikel-partikel terkecil dari gula pasir tersebut. Partikel terkecil dari gula pasir tak dapat kita amati secara langsung dengan mata bahkan dengan bantuan mikroskop paling canggih sekalipun. Jadi, seperti apakah bentuk partikel terkecil suatu zat itu? Sampai saat ini, para ahli ilmu pengetahuan alam belum ada yang mengetahuinya. Namun, mereka telah berupaya mengembangkan beragam model dari bentuk partikel terkecil suatu zat berdasarkan data yang mereka kumpulkan. Setiap zat yang berbeda mengandung komposisi partikel terkecil yang berbeda pula. Misalnya, logam besi disusun oleh partikel-partikel terkecil yang berbeda dengan partikel-partikel terkecil yang menyusun kalsium. Contoh lainnya, air mengandung partikel-partikel terkecil yang berbeda dengan partikel-partikel terkecil yang menyusun garam dapur.


Dmitri Ivanovich Mendeleev pernah mengunjungi pertambangan garam di Wilieczka pada tahun 1859. Beliau mempunyai keingintahuan mengenai elemen-elemen, sedangkan menurut Jhon Dalton pada tahun 1805 mengungkapkan bahwa setiap elemen memiliki karakteristik berat atom.
Keberadaan partikel terkecil yang menyusun materi, diajukan  pertama kali oleh dua orang ahli filsafat Yunani, yaitu Leucippus dan Democritus sekitar 450 tahun sebelum Masehi. Kedua orang tersebut menyatakan bahwa semua materi disusun oleh partikel-partikel yang sangat kecil sekali dan tak dapat dibagi-bagi lagi yang disebut atom.
Penelitian Mendeleev dimulai dengan kolom pertama yaitu elemen lithieum. Elemen berikutnya dalam urutan berat atom yaitu sodium, selanjutnya kolom kedua yaitu magnesium, alumunium, silikon, posphor, sulfur, klorine. Hal ini membuktikan bahwa adanya unsur dalam berat atom bukan karena kebetulan, tetapi secara sistematis. Kolom ketiga adalah potasium, kemudian kalsium. Mendeleev telah menemukan bukti kunci diantara elemen tersebut, bahwa antara satu elemen dengan elemen lainnya mempunyai hubungan atau keluarga.
Mendeleev meneliti berat atom dalam kolom tersebut, dan kesamaan keluarga yang ada dalam deretan berat atom tersebut. Beliau meramalkan bahwa keluarga yang ada dalam deretan berat atom memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan kumpulan keluarga. Berat atom mungkin dapat diukur dalam kerumitannya, didalamnya ada yang tersembunyi yaitu struktur internal. Atom memiliki beberapa bagian-bagian konstituen tetapi atom tidak dapat terbagi. Atom berasal dari bahasa Yunani, yakni atomos (a berarti tidak dan tomos berarti terbagi). Telah disinggung sebelumnya bahwa hingga saat ini manusia belum ada yang mampu melihat partikel terkecil dari zat secara langsung maupun dengan bantuan alat mikroskop tercanggih sekalipun. Dengan demikian, bentuk atom itu belum pernah ada yang mengetahuinya.
Dunia dalam dunia tentang atom, menginspirasi para seniman. Seni modern dimulai pada saat yang sama dengan ilmu fisika modern. Para pelukis terinspirasi dengan adanya kelompok kristal, para pelukis tersebut melihatnya sebagai sebuah desa diatas bukit. Ada perbedaan yang jelas antara kerja seni dan kerja ilmiah, dalam kerja seni seorang pelukis melukis dunia ke dalam potongan-potongan dan dilukis kembali dengan kanvas yang sama. Sedangkan kerja ilmiah, ilmuan berpikir ketika sedang melakukan penelitian dan percobaan.
Abad ke 20 pioner ilmu fisika Niels Bohr mengemukakan sebuah kalimat bahwa         “setiap kalimat yang saya ucapkan jangan anda anggap sebagai pernyataan tetapi harus anda anggap pertanyaan”. Bohr mengungkapkan bahwa atom berada dalam nukleus, dan elektron mengelilingi orbitnya, hal ini sama dengan planet-planet mengelilingi matahari. Bohr mengungkapkan bahwa bagian dalam atom tidak dapat dilihat, tetapi didalamnya ada jendela yang dinamakan spectrum atom. Masing-masing spektrum atom sebagai suatu energi lepas, ketika elektron dalam atom hydrogen berlompatan dari satu orbit luar menuju orbit dalam. Selama elektron dalam atom hydrogen tetap dalam satu orbit, elektron tersebut tidak membuang energi.
Niels Bohr mendapatkan hadiah nobel  tentang penemuannya, beliau mengatakan bahwa apa yang ada di bawah dunia yang dapat dilihat adalah sebuah imajinasi dalam kata-kata puitis, ketika kita melangkah, kita berada dalam dunia dimana perasaan kita tidak mengalaminya. Manusia yang maju adalah manusia yang sintesis yang membutuhkan suatu usaha yang mendalam dengan menganalisis, kemudian dikembangkan, itulah dunia dalam dunia. Ketika atom ditemukan, nampaknya atom mungkin memiliki pusat yang tidak dapat dilihat, pendapat tersebut kemudian berubah bahwasanya nukleus yang ada ditengah atom bukan hanya sekedar fragmen saja.
James Chadwick pada tahun 1932 membuktikan bahwa inti atom terdiri dari dua jenis partikel yaitu proton listrik positif, dan partikel nonlistrik yang disebut netron. Kedua partikel tersebut sama dalam massanya, sama berat atomnya dan hanya hidrogen yang paling sederhana yang tidak mengandung neutron, dan hanya dalam satu proton. Neutron tidak memilki kekuatan listrik, neutron dapat dibakar kedalam inti atom tanpa adanya gangguan listrik.
John Dalton (1766–1844) yang merupakan seorang guru kimia dari Inggris, pada 1808 mengajukan pemikiran tentang partikel terkecil yang menyusun materi tersebut. Adapun intisari dari pemikiran John Dalton mengenai atom tersebut, yaitu: a. Setiap unsur terdiri atas partikel-partikel terkecil yang tak dapat dibagi-bagi lagi, disebut atom. b. Semua atom dari unsur yang sama memiliki ukuran dan massa yang sama. Atom-atom dari unsur yang berbeda memiliki massa yang berbeda pula. Dengan demikian, banyaknya macam atom sama dengan banyaknya macam unsur. c. Atom-atom tidak dapat dirusak. Atom-atom tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan melalui reaksi kimia. d. Melalui reaksi kimia, atom-atom dari pereaksi akan memiliki susunan yang baru dan akan saling terikat satu sama lain dengan rasio atau perbandingan bilangan tertentu.

Pemikiran dari Dalton mengenai atom di atas dikenal dengan istilah model atom Dalton. Dengan pemikiran Dalton mengenai atom tersebut maka dapat dikatakan bahwa beragam (ribuan bahkan sampai jutaan) zat-zat yang ada di alam sebenarnya berasal dari partikel-partikel terkecil unsur (atom) yang jumlahnya relatif sangat sedikit (lihat jumlah macam unsur yang terdapat dalam sistem periodik unsur. Seringkali atom dari unsur yang berbeda diberi warna yang berbeda. Misalnya, warna atom karbon diberi warna hitam sementara atom oksigen diberi warna merah, seperti ditunjukkan pada Gambar 7.2. Pewarnaan ini bukanlah warna dari atom itu sendiri. Pewarnaan yang berbeda hanya untuk menunjukkan bahwa atom tersebut berasal dari unsur yang berbeda. Harus diingat bahwa atom-atom dalam keadaan menyendiri atau tunggal tidak memiliki sifat-sifat tertentu, seperti warna, wujud, massa jenis, daya hantar listrik, titik didih, titik leleh, dan sebagainya. Sifat-sifat itu baru muncul jika atom-atom dalam jumlah besar bergabung membentuk kumpulan atom dengan cara-cara tertentu, contohnya adalah grafit dan intan. Kedua zat tersebut memiliki sifat yang berbeda, intan sangat keras dan tembus pandang, sedangkan grafit bersifat lunak, hitam, dan tidak tembus pandang. Kedua zat tersebut memiliki sifat yang berbeda, namun keduanya dibentuk oleh atom dari unsur yang sama, tetapi dengan cara-cara berikatan yang berbeda. Atom yang dimaksud di sini adalah atom karbon. Jika keduanya dibakar maka kedua zat tersebut akan menghasilkan zat yang sama, yaitu karbon dioksida (CO2). Secara umum, dapat dikatakan bahwa cara atom-atom berikatan ikut menentukan sifat dari zat yang dibentuk. Dalam grafit, terlihat pada Gambar 7.3, bahwa atom-atom karbon membentuk lapisan-lapisan tersendiri. Dalam setiap  lapisan, satu atom karbon memiliki tiga atom yang berdekatan (bertetangga). Sementara dalam intan, atom-atom tersusun lebih rapat, satu atom karbon dikelilingi oleh empat atom karbon.



Unsur-unsur logam seperti natrium, kalsium, tembaga, emas, dan besi dalam keadaan bebasnya atau tidak bersenyawa dengan unsur lain, tersusun atas partikel terkecil materi yang termasuk ke dalam golongan atom. Jadi, sepotong logam besi disusun oleh atom-atom besi yang memiliki struktur atau pola tertentu
Selain unsur logam, ada juga unsur-unsur bukan logam yang dalam keadaan bebasnya (dalam keadaan tidak bersenyawa dengan unsur lain) tersusun atas atom-atom. Misalnya, unsur-unsur dari golongan gas mulia helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), dan radon (Rn).
Unsur merupakan suatu tabel yang berisi daftar semua unsur yang sudah dikenal atau diketahui keberadaannya. Pada tabel sistem periodik unsur, tercantum 118 macam unsur yang sudah berhasil diidentifikasi keberadaannya oleh para ahli. Unsur-unsur tersebut berada dalam keadaan bebas ataupun senyawanya di alam bahkan juga unsur-unsur yang hanya ada di laboratorium saja. Setiap kolom dalam sistem periodik unsur diberi istilah golongan. Dalam setiap golongan hanya terdapat satu golongan unsur. Dalam satu golongan, unsur-unsur akan disusun sesuai dengan kenaikan nomor massa. Unsur-unsur golongan utama diberi tambahan simbol A di belakang nomor golongannya, misalnya IA, IIA, IIIA, dan seterusnya (perhatikan Gambar 7.5).

 Beberapa golongan utama mendapat sebutan khusus. Unsur-unsur yang terdapat dalam golongan utama pertama (IA), seperti litium (Li) dan natrium (Na) disebut unsurunsur golongan logam alkali (hidrogen bukan logam sehingga tidak termasuk logam alkali). Golongan utama kedua (IIA), seperti berilium (Be) dan magnesium (Mg) disebut unsurunsur logam alkali tanah. Unsur-unsur yang terdapat dalam golongan utama ketujuh (VIIA), seperti fluor (F) dan klor (Cl) disebut unsur-unsur golongan halogen. Adapun unsur-unsur yang terdapat dalam golongan utama kedelapan (VIIIA), seperti helium (He) dan neon (Ne) disebut unsur-unsur golongan gas mulia. Setiap baris sistem periodik dimulai dengan unsur logam alkali dan berakhir dengan unsur gas mulia. Unsur-unsur yang merupakan satu golongan akan ditemukan kembali sifat atomnya secara periodik dalam setiap baris. Oleh karena itu, baris dalam sistem periodik unsur disebut periode. Periode pertama hanya terdiri atas dua macam unsur, yaitu hidrogen dan helium. Berbeda dengan cara penulisan golongan yang memakai huruf Romawi, nomor periode ditulis dengan angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7. Dalam sistem periodik unsur, setiap unsur ditulis dalam bentuk lambang unsur disertai dengan identitas yang dimiliki unsur tersebut, yaitu berupa nomor atom dan nomor massa.
 

Alam bekerja melalui serangkaian tahapan, seperti atom membentuk molekul-molekul, molekul membentuk basa, basa membentuk asam amino, asam amino membentuk protein, dan protein bekerja dalam sel. Tahapan bintang-bintang pun begitu juga, dari bintang-bintang sederhana, menjadi bintang-bintang yang rumit, terus meningkat setahap demi setahap.
Evolusi merupakan pendakian dari yang semula sederhana sampai pada tahap yang rumit. Kita harus dapat memahami bahwa tidak hanya kehidupan saja yang mengalami kesulitan atau permasalahan, alam yang ada di duniapun demikian pula.
Kita tidak dapat mencetak kembali proses-proses dalam bintang secara keseluruhan, tetapi kita tidak dapat memiliki suhu yang sangat besar yang dibutuhkan untuk menyatukan elemen-elemen tersebut. Ilmu fisika di abad 20 merupakan pekerjaan dari imajinasi, pemikiran, riset manusia. Mendeleev yang membuat kartu-kartu elemen, J.J Thomson yang mengubah keyakinan orang-orang Yunani bahwa atom itu tidak dapat dilihat, Rutherford yang merubahnya ke dalam sistem planet, dan Bohr yang membuat model atom. Chandwick yang menemukan neutron, dan Fermi yang menggunakannya untuk membuka dan memindahkan inti atom. Orang-orang inilah yang menentang pemujaan, penemu pertama konsep-konsep baru. Max Planck yang memberikan energi sifat atom, Ludwig Bolzman yang berjasa mengenai atom dunia dalam dunia. Bolzman adalah manusia luarbiasa yang merupakan orang pertama pengikut Darwin. Inilah dunia dalam dunia, bahwa dibalik kehidupan fisik atau luar ternyata ada sesuatu yang tersembunyi.

Referensi:
Bronowsky, J. 1973. The Ascent of Man. Boston: Little, Brown and Company.
Rachmat, Aceng., dkk. 2011. Filsafat Ilmu Lanjutan. Jakarta: Kencana.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar