THE
GRAIN IN THE STONE
“Butiran
pasir di dalam Batu”
(Ansoriyah
& Afnita)
Di dalam genggamannya
Dia mengambil kompas emas dan
bersiap
Di dalam gudang abadi para dewa,
untuk menyimpan
Alam semesta dan segala isinya
Dia tetap berdiri dan lainnya
berubah arah
Melingkupi ketidakjelasan yang
luas
Dan jauh berkembang, jauh
melebihi batas
Ini hanyalah garis keliling dunia
John Milton
mendeskripsikan dan William Blake menggambar bentuk dunia sesuai dengan gerakan
berputar kompas Tuhan. Namun itu hanyalah gambaran statis dari proses alamiah. Bumi telah ada sejak lebih dari empat
ribu juta tahun lalu. Selama itu dunia telah dibentuk dan diubah oleh dua jenis
tindakan. Kekuatan tersembunyi di dalam bumi, telah mengunci, mengangkat, dan
memindahkan tanah. Di permukaannya, erosi salju, hujan dan petir di sungai dan
laut, di terik matahari dan saat hujan telah mengukir arsitektur alamiah di
bumi.
Manusia telah menjadi arsitek di
lingkungannya, namun tidak dapat mengendalikan kekuatan alam. Dengan metode
yang selektif dan melalui percobaan, dalam tindakan yang sesuai dengan
pengertiannya. Saya telah menelusuri sejarah budaya dunia baru yang lebih muda
dibandingkan dengan eropa dan asia. Saya memfokuskan essai pertama saya mengenai afrika yang
terletak di garis equator, karena di situlah manusia berawal. Sekarang waktunya
mengingat
bahwa manusia telah menjelajah benua lain.
Canyon de Chelly di Arizona yang
sangat indah telah dihuni oleh suku Indian sejak dua ribu tahun. Sejak
kelahiran Kristus, lebih lama dari tempat lainnya di Amerika Utara. Sir Thomas
Browne berkata, para pemburu telah sampai di Amerika dan mereka telah melewati tidur pertama mereka di Persia. Saat
kelahiran Kristus, para pemburu telah memulai bercocok tanam di Canyon
deChelly.
Mengapa peradaban dimulai jauh
setelah dunia baru dibandingkan dengan dunia lama? Karena memang manusia datang
jauh setelah dunia baru. Manusia datang sebelum ditemukannya kapal. Bukti
glaciological menunjukkan dua kemungkinan saat manusia berkelana dari sebelah timur
dunia lama sekitar Siberia, ke pegunungan berbatu di barat Alaska di dunia
baru. Satu periode antara 28,000 SM dan 23,000 SM, dan periode lainnya antara
14,000 SM dan 10,000 SM. Setelah itu, banjir akibat melelehnya zaman es telah
menaikkan permukaan laut beberapa ratus kaki dan sejak itulah dimulainya dunia
baru.
Kedatangan manusia
dari Asia ke Amerika 10,000 s.d 30,000 tahun lalu. Mereka tidak datang
bersamaan. Bukti arkeologi menunjukkan dua jenis budaya di Amerika. Bukti
biologis menunjukkan mereka datang dalam dua migrasi.
Suku Indian di utara dan selatan
tidak sama dengan suku lain dimanapun. Dalam grup dengan garis keturunan yang
sama mereka mewariskan catatan genetis dari masa lalu. Grup garis keturunan A
tidak ada dalam nenek moyang mereka. Begitu pula dengan grup garis keturunan B
tidak ada di tempat lain di Amerika. Di Amerika tengah dan selatan, semua
populasi suku Indian adalah grup garis keturunan O. Jadi mereka pertama kali
datang ke Amerika dan menyebar hingga ke selatan. Gelombang kedua juga dalam
kelompok kecil terdiri dari grup garis keturunan A dan O namun mereka hanya
sampai amerika utara.
Pertanian di Canyon deChelly
mencerminkan keterlambatan ini. Walaupun jagung telah lama ditanam di amerika
tengah dan selatan, masyarakatnya sangat sederhana, mereka tinggal di dalam
gua. Kemudian ditemukan keramik pada 500 M. Canyon berkembang pada 1000 M
setelah peradaban Pueblo datang dengan kemampuan memahat batu.
Saya membuat pemisahan dasar
antara arsitektur membentuk dan arsitektur merangkai. Hal ini mencerminkan
perbedaan intelektual yang sangat fundamental dan tidak hanya teknikal. Aksi
lain dari tangan manusia adalah memecah kayu atau batu. Aksi memecah batu dan
kayu ini (dengan bantuan alat) telah membantu manusia dalam mengeksplor permukaan
bumi. Hal ini dihasilkan oleh peningkatan kemampuan intelektual.
Sekarang tangan menjadi alat
untuk mendapatkan penemuan dan kesenangan. Alat telah membantu menemukan dan
meningkatkan kualitas dari benda-benda. Seperti pemotongan Kristal, hal ini
dapat dilakukan setelah manusia menemukan rahasia alam.
Kemampuan manusia menemukan
sesuatu adalah konsep dasar dalam eksplorasi alam. Manusia berkelompok dalam
keluarga, keluarga tergabung dalam grup, grup tergabung dalam klan kemudian
suku dan bangsa. Nuklir bergabung menjadi atom, atom bergabung menjadi molekul,
molekul bergabung menjadi dasar, dasar ini merangkai amino acids, amino acids
membentuk protein.
Canyon de Chelly adalah jenis
mikro organism budaya dan titik tertinggi dicapai ketika masyaraakat pueblo
membangun struktur bangunan yang hebat pada 1000 M. Mereka tidak hanya
mencerminkan kemampuan dalam pekerjaan batu namun juga hubungaan antar manusia.
Pueblo city membangun suatu miniature kota yang memperlihatkan struktur
organism yang ada dalam suatu kota.
Suatu kota harus
memiliki pondasi kehidupan yang kuat. Pondasi kehidupan itu dapat berupa tanah
yang subur untuk pertanian. Kentang dan jagung menjadi bahan makanan bagi suku
seperti Inca. Dari kehidupan pertanian muncul sistem teras. Sistem teras didukung
oleh sistem
irigasi. Sistem irigasi ini mampu mengendalikan pasokan air yang dibutuhkan
untuk pertanian. Sistem irigasi yang besar membutuhkan otoritas terpusat
seperti di Mesopotamia, Mesir dan Inca. Otoritas membutuhkan komunikasi melalui
jalan, jembatan dan pesan. Ketiga hal ini sangat penting karena kalau ketiga
hal ini terputus maka otoritas pun akan terputus.
Pesan dalam bentuk numeric
diciptakan oleh bangsa Inca dalam potongan yang disebut quipus. Bangsa Inca
memiliki struktur sosial
yang kuat. Setiap orang memiliki tempat, dilayani dan semua orang bekerja untuk
seorang raja Inca. Bangsa Inca menguasai 3.000 mil garis pantai antara Andes
dan Pasifik.
Lalu pada tahun 1532, petualang
dari Spanyol yang bernama Fransisco Pizarro sampai di Peru dan hanya dengan
kekuatan 62 kuda dan 106 prajuit dalam
semalam ia berhasil menguasai kerajaan Inca. Ia lakukan ini dengan cara
memotong bagian teratas dari pyramid dan menangkap Inca. Sejak saat itu
hilanglah seluruh peninggalan bangsa Inca. Seluruh keindahan kota hilang.
Segala peninggalan dan karya seni penting hilang dan hancur.
Perkembangan kekuatan manusia
tercermin dari perkembangan arsitektur. Bangsa Romawi, Paestum dan Mesir
merupakan bangsa yang memiliki pengetahuan arsitektur yang luar biasa.
Perkembangan arsitektur selalu berkembang dan setiap bangsa memiliki ciri khas
tersendiri. Tren dalam asitektur suatu bangsa juga mempengaruhi gaya arsitektur
bangsa lain. Contohnya arsitektur bangsa Romawi mempengaruhi arsitektur di
Arab.
Sebuah pendapat dalam philosophy
menyatakan bahwa ilmu pengetahuan adalah analisis murni atau penyempitan atau
pengurangan seperti memerikan pelangi ke dalam bagian bagian. Seni adalah murni
sintesis yang menyusun pelangi menjadi satu kesatuan. Namun hal ini tidak
sepenuhnya benar, semua imaginasi bermula dari analisis terhadap alam. Apa yang
ditemukan oleh manusia ditemukan oleh dirinya sendiri. Apa yang ditemukan atau
diciptakan manusia hasilnya tidak akan sama apabila ditemukan atau diciptakan
oleh dia manusia terlebih dengan umur yang berbeda. Harus disadari bahwa dunia
hanya bias ditaklukkan dengan menggunakan tangan (aksi) dan bukan hanya dengan
pemikirian. Tangan (aksi) lebih penting daripada mata (pengamatan).
Perkembangan manusia terjadi karena adanya aksi dan bukan sekedar berpikir.
Kekuatan terbesar pada manusia
adalah kesenangan dalam keahliannya. Seseorang yang mencintai apa yang
dilakukannya akan menghasilkan karya paling baik dan terus berupaya untuk
menjadi lebih baik.
Alat yang mengembangkan kemampuan
tangan manusia adalah instrument untuk melihat. Alat ini yang mengungkapkan
struktur benda-benda dan memungkinkan untuk merangkainya dalam kombinasi yang
baru dan imajinatif. Namun tentunya segala hal yang bias dilihat adalah
satu-satunya struktur di dunia. Ada struktur yang lebih baik di bawahnya.
Langkah selanjutnya dalam kekuatan manusia adalah menemukan alat untuk membuka
struktur yang tidak terlihat dari suatu benda.
Kesimpulan
1.
Bumi
diciptakan Tuhan untuk manusia
2.
Manusia
diberi akal untuk mengeksplor dunia dan isinya
3.
Manusia
diberi akal untuk berpikir bagaimana memanfaatkan alam dunia dengan
sebaik-bainya
4.
Manusia
menjadi arsitek bumi, untuk mengolah, mengembangkan, memanfaatkan alam dengan
sebaik-baiknya
5.
Manusia
berkembang biak,menyebar, kemudian membentuk komunitas baru
6.
Komunitas-komunitas
tersebut mempunyai kemiripan dengan komunitas lainnya di bumi
7.
Perkembangan
manusia terjadi karena adanya aksi dan bukan sekedar berpikir
8.
Manusia
harus tekun dalam bekerja dan dapat menciptakan karya yang baik, jika terus
mengasahnya maka akan menjadi lebih baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar