Rabu, 16 Maret 2016

THE GRAIN IN THE STONE

THE GRAIN IN THE STONE
“Butiran pasir di dalam Batu”
(Ansoriyah & Afnita)

Di dalam genggamannya
Dia mengambil kompas emas dan bersiap
Di dalam gudang abadi para dewa, untuk menyimpan
Alam semesta dan segala isinya
Dia tetap berdiri dan lainnya berubah arah
Melingkupi ketidakjelasan yang luas
Dan jauh berkembang, jauh melebihi batas
Ini hanyalah garis keliling dunia



John Milton mendeskripsikan dan William Blake menggambar bentuk dunia sesuai dengan gerakan berputar kompas Tuhan. Namun itu hanyalah gambaran statis dari proses  alamiah. Bumi telah ada sejak lebih dari empat ribu juta tahun lalu. Selama itu dunia telah dibentuk dan diubah oleh dua jenis tindakan. Kekuatan tersembunyi di dalam bumi, telah mengunci, mengangkat, dan memindahkan tanah. Di permukaannya, erosi salju, hujan dan petir di sungai dan laut, di terik matahari dan saat hujan telah mengukir arsitektur alamiah di bumi.
Manusia telah menjadi arsitek di lingkungannya, namun tidak dapat mengendalikan kekuatan alam. Dengan metode yang selektif dan melalui percobaan, dalam tindakan yang sesuai dengan pengertiannya. Saya telah menelusuri sejarah budaya dunia baru yang lebih muda dibandingkan dengan eropa dan asia. Saya memfokuskan essai pertama saya mengenai afrika yang terletak di garis equator, karena di situlah manusia berawal. Sekarang waktunya mengingat bahwa manusia telah menjelajah benua lain.
Canyon de Chelly di Arizona yang sangat indah telah dihuni oleh suku Indian sejak dua ribu tahun. Sejak kelahiran Kristus, lebih lama dari tempat lainnya di Amerika Utara. Sir Thomas Browne berkata, para pemburu telah sampai di Amerika dan mereka telah  melewati tidur pertama mereka di Persia. Saat kelahiran Kristus, para pemburu telah memulai bercocok tanam di Canyon deChelly.
Mengapa peradaban dimulai jauh setelah dunia baru dibandingkan dengan dunia lama? Karena memang manusia datang jauh setelah dunia baru. Manusia datang sebelum ditemukannya kapal. Bukti glaciological menunjukkan dua kemungkinan saat manusia berkelana dari sebelah timur dunia lama sekitar Siberia, ke pegunungan berbatu di barat Alaska di dunia baru. Satu periode antara 28,000 SM dan 23,000 SM, dan periode lainnya antara 14,000 SM dan 10,000 SM. Setelah itu, banjir akibat melelehnya zaman es telah menaikkan permukaan laut beberapa ratus kaki dan sejak itulah dimulainya dunia baru.
Kedatangan manusia dari Asia ke Amerika 10,000 s.d 30,000 tahun lalu. Mereka tidak datang bersamaan. Bukti arkeologi menunjukkan dua jenis budaya di Amerika. Bukti biologis menunjukkan mereka datang dalam dua migrasi.
Suku Indian di utara dan selatan tidak sama dengan suku lain dimanapun. Dalam grup dengan garis keturunan yang sama mereka mewariskan catatan genetis dari masa lalu. Grup garis keturunan A tidak ada dalam nenek moyang mereka. Begitu pula dengan grup garis keturunan B tidak ada di tempat lain di Amerika. Di Amerika tengah dan selatan, semua populasi suku Indian adalah grup garis keturunan O. Jadi mereka pertama kali datang ke Amerika dan menyebar hingga ke selatan. Gelombang kedua juga dalam kelompok kecil terdiri dari grup garis keturunan A dan O namun mereka hanya sampai amerika utara.
Pertanian di Canyon deChelly mencerminkan keterlambatan ini. Walaupun jagung telah lama ditanam di amerika tengah dan selatan, masyarakatnya sangat sederhana, mereka tinggal di dalam gua. Kemudian ditemukan keramik pada 500 M. Canyon berkembang pada 1000 M setelah peradaban Pueblo datang dengan kemampuan memahat batu.
Saya membuat pemisahan dasar antara arsitektur membentuk dan arsitektur merangkai. Hal ini mencerminkan perbedaan intelektual yang sangat fundamental dan tidak hanya teknikal. Aksi lain dari tangan manusia adalah memecah kayu atau batu. Aksi memecah batu dan kayu ini (dengan bantuan alat) telah membantu manusia dalam mengeksplor permukaan bumi. Hal ini dihasilkan oleh peningkatan kemampuan intelektual.
Sekarang tangan menjadi alat untuk mendapatkan penemuan dan kesenangan. Alat telah membantu menemukan dan meningkatkan kualitas dari benda-benda. Seperti pemotongan Kristal, hal ini dapat dilakukan setelah manusia menemukan rahasia alam.
Kemampuan manusia menemukan sesuatu adalah konsep dasar dalam eksplorasi alam. Manusia berkelompok dalam keluarga, keluarga tergabung dalam grup, grup tergabung dalam klan kemudian suku dan bangsa. Nuklir bergabung menjadi atom, atom bergabung menjadi molekul, molekul bergabung menjadi dasar, dasar ini merangkai amino acids, amino acids membentuk protein.
Canyon de Chelly adalah jenis mikro organism budaya dan titik tertinggi dicapai ketika masyaraakat pueblo membangun struktur bangunan yang hebat pada 1000 M. Mereka tidak hanya mencerminkan kemampuan dalam pekerjaan batu namun juga hubungaan antar manusia. Pueblo city membangun suatu miniature kota yang memperlihatkan struktur organism yang ada dalam suatu kota.
Suatu kota harus memiliki pondasi kehidupan yang kuat. Pondasi kehidupan itu dapat berupa tanah yang subur untuk pertanian. Kentang dan jagung menjadi bahan makanan bagi suku seperti Inca. Dari kehidupan pertanian muncul sistem teras. Sistem teras didukung oleh sistem irigasi. Sistem irigasi ini mampu mengendalikan pasokan air yang dibutuhkan untuk pertanian. Sistem irigasi yang besar membutuhkan otoritas terpusat seperti di Mesopotamia, Mesir dan Inca. Otoritas membutuhkan komunikasi melalui jalan, jembatan dan pesan. Ketiga hal ini sangat penting karena kalau ketiga hal ini terputus maka otoritas pun akan terputus.
Pesan dalam bentuk numeric diciptakan oleh bangsa Inca dalam potongan yang disebut quipus. Bangsa Inca memiliki struktur sosial yang kuat. Setiap orang memiliki tempat, dilayani dan semua orang bekerja untuk seorang raja Inca. Bangsa Inca menguasai 3.000 mil garis pantai antara Andes dan Pasifik.
Lalu pada tahun 1532, petualang dari Spanyol yang bernama Fransisco Pizarro sampai di Peru dan hanya dengan kekuatan 62 kuda dan 106 prajuit  dalam semalam ia berhasil menguasai kerajaan Inca. Ia lakukan ini dengan cara memotong bagian teratas dari pyramid dan menangkap Inca. Sejak saat itu hilanglah seluruh peninggalan bangsa Inca. Seluruh keindahan kota hilang. Segala peninggalan dan karya seni penting hilang dan hancur.
Perkembangan kekuatan manusia tercermin dari perkembangan arsitektur. Bangsa Romawi, Paestum dan Mesir merupakan bangsa yang memiliki pengetahuan arsitektur yang luar biasa. Perkembangan arsitektur selalu berkembang dan setiap bangsa memiliki ciri khas tersendiri. Tren dalam asitektur suatu bangsa juga mempengaruhi gaya arsitektur bangsa lain. Contohnya arsitektur bangsa Romawi mempengaruhi arsitektur di Arab.
Sebuah pendapat dalam philosophy menyatakan bahwa ilmu pengetahuan adalah analisis murni atau penyempitan atau pengurangan seperti memerikan pelangi ke dalam bagian bagian. Seni adalah murni sintesis yang menyusun pelangi menjadi satu kesatuan. Namun hal ini tidak sepenuhnya benar, semua imaginasi bermula dari analisis terhadap alam. Apa yang ditemukan oleh manusia ditemukan oleh dirinya sendiri. Apa yang ditemukan atau diciptakan manusia hasilnya tidak akan sama apabila ditemukan atau diciptakan oleh dia manusia terlebih dengan umur yang berbeda. Harus disadari bahwa dunia hanya bias ditaklukkan dengan menggunakan tangan (aksi) dan bukan hanya dengan pemikirian. Tangan (aksi) lebih penting daripada mata (pengamatan). Perkembangan manusia terjadi karena adanya aksi dan bukan sekedar berpikir.
Kekuatan terbesar pada manusia adalah kesenangan dalam keahliannya. Seseorang yang mencintai apa yang dilakukannya akan menghasilkan karya paling baik dan terus berupaya untuk menjadi lebih baik.
Alat yang mengembangkan kemampuan tangan manusia adalah instrument untuk melihat. Alat ini yang mengungkapkan struktur benda-benda dan memungkinkan untuk merangkainya dalam kombinasi yang baru dan imajinatif. Namun tentunya segala hal yang bias dilihat adalah satu-satunya struktur di dunia. Ada struktur yang lebih baik di bawahnya. Langkah selanjutnya dalam kekuatan manusia adalah menemukan alat untuk membuka struktur yang tidak terlihat dari suatu benda.

Kesimpulan
1.      Bumi diciptakan Tuhan untuk manusia
2.      Manusia diberi akal untuk mengeksplor dunia dan isinya
3.      Manusia diberi akal untuk berpikir bagaimana memanfaatkan alam dunia dengan sebaik-bainya
4.      Manusia menjadi arsitek bumi, untuk mengolah, mengembangkan, memanfaatkan alam dengan sebaik-baiknya
5.      Manusia berkembang biak,menyebar, kemudian membentuk komunitas baru
6.      Komunitas-komunitas tersebut mempunyai kemiripan dengan komunitas lainnya di bumi
7.      Perkembangan manusia terjadi karena adanya aksi dan bukan sekedar berpikir

8.      Manusia harus tekun dalam bekerja dan dapat menciptakan karya yang baik, jika terus mengasahnya maka akan menjadi lebih baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar